langkah membuat aplikasi berbasis web

7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web

in Coding, Info on 3 Mei 2021

Penggunaan Aplikasi berbasis Web

Sejak beberapa tahun terakhir penggunaan aplikasi untuk membantu pekerjaan manusia kian meningkat, hal ini merupakan sebuah indikasi kemajuan dan peningkatan kualitas hidup manusia. Sudah Banyak jenis aplikasi yang digunakan terutama yang sering digunakan di era digital ini adalah Aplikasi berbasis Web.

Tidak hanya untuk pengguaan personal atau pribadi, seperti penggunaan Sosmed yang sering kita lakukan, juga dibutuhkan dan digunakan oleh beberapa perusahaan yang menggunakan transaksi secara online dengan client atau pun membernya.

Namun, tahukah anda bagaimana step pembuatan atau langkah-langkah dalam membuat aplikasi berbasis web tersebut? Kali ini admin aka coba memberikan gambaran kepada pembaca bagaimana suslit dan rumitnya tahapan membuat Aplikasi berbasis web ini, dengan judul artikel 7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web.

Langkah pembuatan Aplikasi

Perencanaan

Demikian juga dengan membangun sistem informasi, langkah pertama kita adalah membuat perencanaan (planning).

Perencanaan adalah membuat semua rencana yang berkaitan dengan proyek sistem informasi. kalau kita ingin membangun rumah maka kita akan melakukan perencanaan bagaimana pondasinya , bagaimana struktur bangunannya, mau memakai material apa saja, apa warna dindingnya, tak ketinggalakan pula merencanakan anggaran budget yang harus kita keluarkan.

Analisa

Setelah perencanaan selesai, langkah berikutnya adalah membuat analisa (analyst). Analisa adalah menganalisa workflow sistem informasi yang sedang berjalan dan mengindentifikasi apakah workflow telah efisien dan sesuai standar tertentu. Analisa dilakukan oleh Business Processs Analyst (BPA) yang berpengalaman dan memahami workflow sistem manajemen di area yang sedang dianalisa.

Dalam step atau langkah pembuatan aplikasi berbasis web bagian ini adalah yang paling menenukan akan jadi apa aplikasi ini kedapannya.

Desain

Setelah proses analisa selesai, selanjutnya adalah membuat desain (desgin). Desain adalah langkah yang sangat penting dalam siklus SDLC karena langkah ini menentukan fondasi sistem informasi. kesalahan dalam desain dapat menimbulkan hambatan bahkan kegagalan proyek.

Ada 2 jenis desain yang dibuat di langkah ini, yaitu desain proses bisnis dan desain pemrograman.

  • Proses Bisnis
  • Pemrograman

Desain pemrograman dilakukan oleh Sistem Analis (SA) yaitu membuat desain yang diperlukan untuk pemrograman berdasarkan desain proses bisnis yang telah dibuat oleh BPA. Desain ini akan menjadi pedoman bagi programmer untuk menulis source code.

Bagian Desain pemrograman meliputi :

  • Database
  • Screen Layout
  • Diagram Proses
  • Report Layout

Pengembangan

Pekerjaan yang di lakukan di tahap pengembangan (development) adalah pemrograman. Pemrograman adalah pekerjaan menulis program komputer dengan bahasa pemrograman berdasarkan algoritma dan logika tertentu dan orangnya di sebut Programmer.

Banyak bahasa pemrograma web yang bisa kita gunakan dan mungkin bisa kita terus pelajari perkembangannya, salah satu yang paling populer dari bahasa Server Side Script adalah PHP.

Testing

Tak ada gading yang tak retak, sebuah peribahasa yang berarti tidak ada yang sempurna di dunia ini.Hal ini berlaku juga pada sistem informasi buatan manusia. oleh sebab itu, perlu suatu proses untuk menguji mutu sistem informasi. 

Proses ini lazim di sebut testing. Testing adalah proses yang di buat sedemikian rupa untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian hasil sebuah sistem informasi dengan hasil yang di harapkan. Tentunya, semua aplikasi yang kita buat, ingin jelas peruntukannya denagn hasil yang mendekati sempurna (sedikit bug).

Implementasi

Implementasi adalah proses untuk menerapkan sistem informasi yang telah di bangun agar user menggunakannya untuk menggantikan sistem informasi yang lama.

Semua aplikasi memiliki implementasi yang jelas sesuai dengan peruntukannya, maka dalam proses analisa sebelumnya kita memperhatikan pula, siapa yang akan mengimplementasikan atau menggunakan aplikasi ini kedepannya.

Misal, sebuah aplikasi yang di bangun untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran di sekolah, maka perhatikan bahwa Guru atau Siswa lah yang akan menggunakan aplikasi tersebut. Berikut dapat kita lihat bagaimana proses implementasi ini berlangsung.

Proses Implementasi :

  • Memberitahu user
  • Melatih user
  • Memasang sistem (install system)
  • Entri/Konversi data
  • Siapkan user ID

Pengoperasian dan pemeliharaan

Langkah Paling akhir adalah pengoperasian dan pemeliharaan. Selama sistem informasi di gunakan, terdapat beberapa pekerjaa rutin yang perlu di lakukan terhadap sistem informasi, antara lain :

  • System Maintenance
  • Backup & Recovery
  • Data Archive

Kesimpulan

7 Langkah di atas memberi anda gambaran, bahwa membangun sebuah Sistem Informasi atau Aplikasi berbasis Web tidak semudah yang di pikirkan. Namun, dengan belajar hal yang tampak sulit kadang akan lebih mudah.